<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Planet Badminton</title>
	<atom:link href="http://planetbadminton.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://planetbadminton.wordpress.com</link>
	<description>Hidupkan Diri Dengan Prestasi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Sep 2008 08:18:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='planetbadminton.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Planet Badminton</title>
		<link>http://planetbadminton.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://planetbadminton.wordpress.com/osd.xml" title="Planet Badminton" />
	<atom:link rel='hub' href='http://planetbadminton.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Usia Emas Bisa Terlambat</title>
		<link>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/09/10/usia-emas-bisa-terlambat/</link>
		<comments>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/09/10/usia-emas-bisa-terlambat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2008 08:18:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>planetbadminton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://planetbadminton.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Pada sebuah Talk show tentang kebangkitan bulutangkis Indonesia, pelatih Pelatnas Hendrawan mengingatkan publik untuk tidak mudah memvonis seorang atlet dianggap mentok prestasi. Hal ini berkaitan dengan prestasi tunggal putra, seperti Sony dan Simon yang belum menunjukkan prestasi besar. Hendrawan menyatakan bahwa kematangan seorang pemain pada usia berbeda-beda. Kematangan seorang pemain yang lebih dikenal dengan usia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=planetbadminton.wordpress.com&amp;blog=4056315&amp;post=35&amp;subd=planetbadminton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><span style="font-family:Tahoma;font-size:x-small;">Pada sebuah Talk show tentang  kebangkitan bulutangkis Indonesia, pelatih Pelatnas Hendrawan mengingatkan  publik untuk tidak mudah memvonis seorang atlet dianggap mentok prestasi. Hal  ini berkaitan dengan prestasi tunggal putra, seperti Sony dan Simon yang belum  menunjukkan prestasi besar. Hendrawan menyatakan bahwa kematangan seorang pemain  pada usia berbeda-beda. </span></div>
<div></div>
<div><span style="font-family:Tahoma;font-size:x-small;">Kematangan seorang pemain yang lebih  dikenal dengan usia emas dalam bulutangkis lazimnya sudah terlihat dari umur 19  sampai 23 tahun. Sebagai contoh pasangan Markis Kido / Hendra Setiawan sudah  mampu meraih gelar turnamen sekelas Indonesia Open di umur 21 tahun dilanjutkan  dengan juara dunia dua tahun berikutnya dan berlanjut ke emas Olimpiade. Seorang  yang sangat berbakat seperti Taufik Hidayat sudah mampu merebut gelar Grand Prix  pertama-nya diusia 17 tahun dan menjuarai Indonesia Open 1999 saat menginjak  usia 18 tahun. Demikian halnya dengan Susi Susanti yang kelahiran 11 Februari  1971 berhasil meraih gelar dilevel senior pada tahun 1989 dengan menjuarai  invitasi Piala Dunia dan Indonesia Open. Bahkan Mia Audina sudah memulai masa  emasnya diumur 15 tahun ketika menjadi tulang punggung tim Uber Cup  Indonesia.</span></div>
<div></div>
<div><span style="font-family:Tahoma;font-size:x-small;">Kebanyakan pemain besar dunia sudah  mulai meraih prestasi tinggi sebelum usia 23 tahun. Fenomena tersebut menjadikan  anggapan umum bahwa tidak berprestasi di usia-usia tersebut maka dikatakan  pemain tersebut sudah mentok alias tidak mungkin berprestasi lebih tinggi lagi.  Bahkan banyak pemain pelatnas harus terbuang atau memilih jalan lain karena  mitos tersebut. </span></div>
<div></div>
<div><span style="font-family:Tahoma;font-size:x-small;">Mitos yang tercipta karena  pengalaman masa lalu tidak bisa disalahkan. Tetapi tidak bisa menganggap semua  pemain tidak berpotensi karena usia-nya tidak muda lagi. Hendrawan semasa  menjadi pemain mengalami masa-masa sulit dalam mencetak prestasi Internasional.  Hendrawan meraih gelar Grand Prix diatas bintang Empat pertama-nya pada usia 25  tahun saat Thailand Open 1997. Sedangkan gelar juara dunia diraih pada usia 29  tahun. &#8220;Kalau kondisi seperti pelatnas sekarang belum bisa berprestasi sebelum  umur 25 pasti sudah dikeluarkan&#8221;, Ungkap Hendrawan. Pada kesempatan yang  sama, Joko Suprianto mengungkapkan hal serupa.  Untungnya saat itu, Joko  Suprianto bisa bertahan walaupun prestasinya telat dibandingkan rekan-rekannya  seangkatannya seperti Ardi Wiranata, Alan Budi Kusuma dan Hermawan Susanto.  Apalagi dibandingkan dengan rekannya yang lebih muda Hariyanto Arbi. Seandainya  Joko Supriyanto menyerah saat ketika itu maka kita tidak mungkin mengenalnya  sebagai sang juara dunia. Dengan tekad yang kuat pemain-pemain seperti Joko dan  Hendrawan bisa berprestasi maksimal walaupun diusia terlambat untuk memulai  prestasi. </span></div>
<div></div>
<div><span style="font-family:Tahoma;font-size:x-small;">Kasus lain yang menguatkan bahwa  usia bukanlah rintangan untuk menapaki level atas prestasi ditunjukkan oleh  pemain putri Denmark Tine Rasmussen. Pemain kelahiran 21 Juli 1979 itu  menghancurkan tembok putri-putri China dengan meraih gelar juara Japan  Superseries 2007. Sebelumnya nama Tine kurang dikenal karena hanya mampu juara  diturnamen-turnamen kecil. Hebatnya kemunculan Tine bukanlah prestasi sesaat.  Tahun ini saja, diusia yang menjelang 30 tahun Tine sudah mengumpulkan tiga  gelar juara turnamen Superseries termasuk gelar bergengsi All England. Prestasi  diusia senja juga ditunjukkan Zhang Ning yang meraih emas Olimpiade bulan lalu.  Namun Zhang tidak bisa dikategorikan sebagai pemain terlambat karena diusia  muda sudah menunjukkan kehebatannya.</span></div>
<div></div>
<div><span style="font-family:Tahoma;font-size:x-small;">Belajar dari kasus Hendrawan, Joko  maupun Tine Rasmussen ternyata ada pemain-pemain tertentu mencapai kematangannya  diusia yang tidak muda lagi. Seharusnya ini menjadi pendorong bagi pemain-pemain  bulutangkis agar tidak patah semangat meraih prestasi. Pemain seperti Sony (24  tahun) dan Simon (23 tahun) seharusnya terus berusaha untuk mencapai prestasi  terbaik. Usia bukan segalanya sebagai penentu prestasi melainkan kerja keras dan  tekad kuat seperti yang pernah ditunjukkan Hendrawan dan Tine  Rasmussen.<br />
</span></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/planetbadminton.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/planetbadminton.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/planetbadminton.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/planetbadminton.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/planetbadminton.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/planetbadminton.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/planetbadminton.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/planetbadminton.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/planetbadminton.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/planetbadminton.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/planetbadminton.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/planetbadminton.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/planetbadminton.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/planetbadminton.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/planetbadminton.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/planetbadminton.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=planetbadminton.wordpress.com&amp;blog=4056315&amp;post=35&amp;subd=planetbadminton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/09/10/usia-emas-bisa-terlambat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcd551ac8bc50a098bf7ae34d3dca745?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">planetbadminton</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GPG Taipei Open : Tuan Rumah Dominasi Babak Kualifikasi</title>
		<link>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/09/10/gpg-taipei-open-tuan-rumah-dominasi-babak-kualifikasi/</link>
		<comments>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/09/10/gpg-taipei-open-tuan-rumah-dominasi-babak-kualifikasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2008 08:16:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>planetbadminton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://planetbadminton.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Hari pertama Chinese Taepei Open Grand Prix Gold 2008 memainkan pertandingan kualifikasi pada tiga nomor. Pada nomor tunggal putri, tuan rumah merebut tiga dari empat tempat kebabak utama melalui Pei Hsin Chiang, Hsiao-Jo Liu dan Hsiao Huang Chen. Hsiao Huan Chen membuat kejutan dengan menundukkan unggulan kedua kualifikasi Nicole Grether (GER) 21-19 21-9. Satu tempat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=planetbadminton.wordpress.com&amp;blog=4056315&amp;post=33&amp;subd=planetbadminton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari pertama  Chinese Taepei Open Grand Prix Gold 2008<br />
memainkan pertandingan kualifikasi  pada tiga nomor. Pada<br />
nomor tunggal putri, tuan rumah merebut tiga dari  empat<br />
tempat kebabak utama melalui Pei Hsin Chiang, Hsiao-Jo Liu<br />
dan  Hsiao Huang Chen. Hsiao Huan Chen membuat kejutan<br />
dengan menundukkan  unggulan kedua kualifikasi Nicole<br />
Grether (GER) 21-19 21-9. Satu tempat lagi  dipastikan buat<br />
pemain Jepang, Masayo Nojirino yang mengalahkan pemain<br />
tuan rumah lainnya Chia Ling Chang 16-21 21-11 21-9</p>
<p>Kebalikan dari  nomor tunggal putri maka pada ganda putra<br />
justru Jepang menguasai tiga dari  empat tempat ke babak<br />
utama. Mereka adalah pasangan Hiroyuki Saeki / Yuta<br />
Yamasaski, Takeshi Kamura / Takuma Ueda dan Hiroyuki Endo<br />
/ Kazushi  Yamada. Sedangkan tuan rumah meloloskan Jen Yo<br />
Cheng / Shih Chung Huang yang  menundukkan pasangan<br />
Hongkong Chi Yin Lau / Lok Kei Lo 21-13 21-15 di final<br />
kualifikasi</p>
<p>Satu nomor kualifikasi lagi mempertandingkan ganda<br />
campuran. Kembali tuan rumah meloloskan pasangan terbanyak<br />
setelah dua  pasangannya menang di final. Kedua pasangan<br />
tersebut adalah Chung Lin Tseng  / Yun Ju Chang dan Tien<br />
Chen Chou / Kai Hsin Chiang. Ikut lolos ke babak  utama<br />
pasangan Jepang Takatoshi Kurose / Yasuyo Imabeppu dan<br />
pasangan  Malaysia Hee Chun Mak / Kah Mun Vivian Hoo.</p>
<p>Pada pertandingan kemarin  tidak satupun pemain Indonesia<br />
yang tampil dibabak kualifikasi. Semua pemain  Indonesia<br />
langsung bermain pada babak utama yang dimulai hari ini<br />
(10/09)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/planetbadminton.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/planetbadminton.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/planetbadminton.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/planetbadminton.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/planetbadminton.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/planetbadminton.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/planetbadminton.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/planetbadminton.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/planetbadminton.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/planetbadminton.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/planetbadminton.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/planetbadminton.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/planetbadminton.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/planetbadminton.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/planetbadminton.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/planetbadminton.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=planetbadminton.wordpress.com&amp;blog=4056315&amp;post=33&amp;subd=planetbadminton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/09/10/gpg-taipei-open-tuan-rumah-dominasi-babak-kualifikasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcd551ac8bc50a098bf7ae34d3dca745?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">planetbadminton</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebangkitan Bulutangkis</title>
		<link>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/09/02/kebangkitan-bulutangkis/</link>
		<comments>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/09/02/kebangkitan-bulutangkis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2008 02:52:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>planetbadminton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://planetbadminton.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[(Bulutangkis.com) &#8211; Universitas Taruma Negara Jakarta pada jumat pagi tanggal 22 Agustus 2008 menyelenggarakan Talk Show yang berjudul Kebangkitan Bulutangkis Indonesia. Talk show tersebut dihadiri oleh mantan atlet yang tergabung dalam Komunitas Bulutangkis Indonesia (KBI), para atlet yunior, mahasiswa, dosen dan wartawan. Acara ini dipandu oleh kandidat Magister Psikologi Universitas Tarumanegara yang sekaligus mantan atlet [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=planetbadminton.wordpress.com&amp;blog=4056315&amp;post=31&amp;subd=planetbadminton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>(Bulutangkis.com) &#8211; Universitas Taruma Negara Jakarta pada jumat pagi  tanggal 22 Agustus 2008 menyelenggarakan Talk Show yang berjudul Kebangkitan  Bulutangkis Indonesia. Talk show tersebut dihadiri oleh mantan atlet yang  tergabung dalam Komunitas Bulutangkis Indonesia (KBI), para atlet yunior,  mahasiswa, dosen dan wartawan. Acara ini dipandu oleh kandidat Magister  Psikologi Universitas Tarumanegara yang sekaligus mantan atlet bulutangkis,  Lilik Sudarwati. Pembicara dalam Talk Show ini adalah Christian Hadinata, Ivana  Lie, Rosiana Tendean, Joko Suprianto, Hendrawan, Chandra Wijaya, Alan Budi  Kusuma dan Psikolog, Dr. Monti Setya Darma.</p>
<p>Acara dibuka oleh Prof.  Singgih Gunarsah yang kemudian dilanjutkan dengan acar inti. Christian Hadinata  menyoroti ketergantungan atlet-atlet sekarang kepada pelatih. Menurut Koh  Christ, sebaiknya atlet harus juga berlatih memecahkan masalah di lapangan.  Apalagi kesempatan bertukar pikiran dengan pelatih dalam satu kesempatan di  pertandingan hanya dua menit.</p>
<p>Sejalan dengan Koh Chris, Ivana Lie juga  menekankan pentingnya motivasi internal dari dalam diri seorang atlet. Memang  motivasi eksternal seperti bonus dapat membantu tetapi bukan menjadi faktor  utama kesuksesan seorang atlet. Seorang atlet harus menumbuhkan dalam dirinya  bahwa latihan dan pertandingan itu menjadi suatu kesenangan. Kemajuan jaman yang  serba mudah ditengarai Ivana Lie sebagai pemicu kurangnya mental baja seorang  pemain. Jamannya Ivana Lie, untuk berkomunikasi dengan keluarga lebih sulit  tetapi sekarang tinggal angkat mobile phone. Demikian juga dengan transportasi,  dulu atlet kemana-mana harus naik bis umum bandingkan dengan sekarang sudah  pakai mobil atau bis khusus.</p>
<p>Mengenai prestasi tunggal putra, seperti  Sony dan Simon yang belum menunjukkan prestasi besar, Hendrawan mengingatkan  bahwa kematangan seorang pemain pada usia berbeda-beda. Sebagai contoh Hendrawan  maupun Joko Suprianto baru matang diusia 25 tahun. Disini diperlukan kejelian  pelatih untuk mengukur kemampuan seorang pemain.</p>
<p>Joko Suprianto dan  Rosiana Tendian membahas masalah bibit atlet di Indonesia. Menurut Mbak Rosi  yang rajin mengadakan turnamen ini mengatakan membludaknya peserta turnamen usia  dini sampai angka ribuan sebagai modal yang bagus. Indonesia tidak kekurangan  bibit tetapi ada masalah dengan pembinaan bibit-bibit tersebut. Sedangkan Joko  mengkritisi kebijakan pembinaan Pelatnas sekarang. Sistem yang dulu dipakai  dimana pemain terbaik Indonesia sudah dibina di Pelatnas sejak usia 15 tahun  yang hasilnya Indonesia berlimpah pemain bagus seperti Susi, Ardi dan rekan  seangkatannya. Hal lain yang dicermati Joko adalah kesenjangan prestasi Jawa dan  luar Jawa. Ketika pada usia dibawah 14 tahun level permainan pemain Jawa dan  luar Jawa sebanding. Tetapi setelah itu perbandingan menjadi jauh. Biasanya bagi  yang orang tuanya mampu, atlet tersebut dipindah ke Jawa, sedangkan talenta yang  kurang mampu akan berhenti sampai pada level tersebut. Solusinya diperlukan<br />
desentralisasi pembinaan.</p>
<p>Alan dan Chandra fokus masalah ke mental  atlet. Kelemahan atlet kita umumnya takut pada psikolog. Ada anggapan psiokolog  itu buat orang-orang yang bermasalah. Saat jadi pemain, Alan selalu menghindar  dari Prof. Singgih. Tetapi dengan kesabaran Prof. Singgih, Alan akhirnya mau  terbuka. Problem utama Alan saat itu karena tidak terbiasa mengambil keputusan  karena diperintahkan langsung orang tua nya. Setelah sering konsultasi, Alan  berhasil mendobrak hal tersebut sehingga lebih matang di lapangan.</p>
<p>Dari  sisi psikolog, Dr Monthi menekankan perlunya ketegaran mental dari pemain.  Ketegaran mental ini dilakukan dengan suatu proses latihan sejak dini. Pemain  tidak hanya dilatih fisik dan teknik tapi juga mental. Tidak cukup ketegaran  mental ini dilatih setelah pemain tersebut dewasa. Salah satu bentuknya adalah  disiplin</p>
<p>Acara yang menarik ini akhirnya ditutup dengan acara ulang  tahun ke 74 Prof. Singgih. Professor kelahiran Banyumas 21 Agustus 1934 itu  mempunyai andil yang cukup besar bagi bulutangkis Indonesia khususnya saat  Indonesia menyandingkan Piala Thomas dan Uber tahun 1994.</p></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/planetbadminton.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/planetbadminton.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/planetbadminton.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/planetbadminton.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/planetbadminton.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/planetbadminton.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/planetbadminton.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/planetbadminton.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/planetbadminton.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/planetbadminton.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/planetbadminton.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/planetbadminton.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/planetbadminton.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/planetbadminton.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/planetbadminton.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/planetbadminton.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=planetbadminton.wordpress.com&amp;blog=4056315&amp;post=31&amp;subd=planetbadminton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/09/02/kebangkitan-bulutangkis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcd551ac8bc50a098bf7ae34d3dca745?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">planetbadminton</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indonesia Hanya Kebagian Satu Gelar</title>
		<link>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/07/04/indonesia-hanya-kebagian-satu-gelar/</link>
		<comments>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/07/04/indonesia-hanya-kebagian-satu-gelar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 08:41:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>planetbadminton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://planetbadminton.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia hanya kebagian satu gelar juara pada kejuaraan bulutangkis Pelajar Asean yang berlangsung di Manila Philipina 26-28 Juni 2008. Satu-satunya gelar juara tersebut dipersembahkan pasangan ganda putri Della Destiara Haris / Ni Made Claudia setelah di final menundukkan pasangan Thailand, Artima Serithamarak / Chayanit Chaladchalam 21-17 21-11. Sebenarnya Indonesia menempatkan pasangan ganda putra dan ganda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=planetbadminton.wordpress.com&amp;blog=4056315&amp;post=29&amp;subd=planetbadminton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><span style="font-family:Tahoma;font-size:x-small;"> Indonesia hanya kebagian satu gelar juara pada kejuaraan bulutangkis Pelajar  Asean yang berlangsung di Manila Philipina 26-28 Juni 2008. Satu-satunya gelar  juara tersebut dipersembahkan pasangan ganda putri Della Destiara Haris / Ni  Made Claudia setelah di final menundukkan pasangan Thailand, Artima Serithamarak  / Chayanit Chaladchalam 21-17 21-11. Sebenarnya Indonesia menempatkan pasangan  ganda putra dan ganda campuran di babak final. Sayang mereka tidak mampu  mengatasi keunggulan pemain-pemain Thailand. </span></div>
<div><span style="font-family:Tahoma;font-size:x-small;"> Sementara itu, tim negeri  jiran Malaysia menguasai nomor-nomor tunggal. Pemain tunggal putra Malaysia  Iskandar Zulkarnain mengalahkan pemain Thailand Pollawat Boonpan 21-19 21-13.  Sedangkan pemain putrinya Tee Jing Yee juga menundukkan pemain Thailand,  Nitchaon Jindapol 21-16 21-15. Dua pemain putri Indonesia takluk dibabak semi  final. Siti Anida ditaklukkan Tee Jing Yee dan Febby Angguni kalah dari Nitchaon  Jindapol. Hasil lebih buruk dicatat pemain tunggal putra Indonesia yang diwakili  Evert Sukamta dan Fernaldy Markus yang gugur sebelum mencapai babak empat  besar.</span></div>
<div><span style="font-family:Tahoma;font-size:x-small;"> Prestasi pemain muda ini  cukup memprihatinkan, apalagi beberapa pemain yang diturunkan sebelumnya adalah  andalan Indonesia pada Kejuaraan Dunia Yunior seperti Febby Angguni dan Muhamad  Ulinuha. Sebaliknya pemain muda Malaysia dan Thailand menunjukkan kemajuan yang  pesat. Penurunan prestasi Indonesia ini merupakan pekerjaan rumah yang berat  bagi PBSI agar kita tetap menjadi kekuatan bulutangkis dunia. </span></div>
<div></div>
<div><span style="font-family:Tahoma;font-size:x-small;">Hasil Final Kejuaraan Pelajar ASEAN  ke -14 :</span></div>
<div><span style="font-family:Tahoma;font-size:x-small;">Ganda Campuran : Bodin Isara /  Nuttaya Sanlekanun [THA] - [INA]  Muhammad Ulinuha / Della Destiara Haris 21-17  21-18<br />
Tunggal Putra : Iskandar Zulkarnain Zainuddin [MAS] - [THA]  Pollawat  Boonpan 21-19 21-13 </span></div>
<div><span style="font-family:Tahoma;font-size:x-small;">Tunggal Putri : Tee Jing Yee [MAS] -  [THA]  Nitchaon Jindapol 21-16 21-15 </span></div>
<div><span style="font-family:Tahoma;font-size:x-small;">Ganda Putra : Sarayuth Seatung /  Sermsin Wongyaprom [THA] - [INA]  Muhammad Ulinuha / Rendy Sugiarto 21-18 9-21  21-17<br />
Ganda Putri : Della Destiara Haris / Ni Made Claudia Ayu  Wijaya INA] - [THA]  Artima Serithamarak / Chayanit Chaladchalam 21-17  21-11<br />
</span></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/planetbadminton.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/planetbadminton.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/planetbadminton.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/planetbadminton.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/planetbadminton.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/planetbadminton.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/planetbadminton.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/planetbadminton.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/planetbadminton.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/planetbadminton.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/planetbadminton.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/planetbadminton.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/planetbadminton.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/planetbadminton.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/planetbadminton.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/planetbadminton.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=planetbadminton.wordpress.com&amp;blog=4056315&amp;post=29&amp;subd=planetbadminton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/07/04/indonesia-hanya-kebagian-satu-gelar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcd551ac8bc50a098bf7ae34d3dca745?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">planetbadminton</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pede Dengan Rambut Baru</title>
		<link>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/07/04/pede-dengan-rambut-baru/</link>
		<comments>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/07/04/pede-dengan-rambut-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 08:27:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>planetbadminton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://planetbadminton.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Seusai pertandingan yang menegangkan menghadapi Hsiao Huan Chen (TPE), Pia Zebadiah didaulat untuk diwawancarai oleh wartawan di ruang konferensi pers. Berikut petikan wawancara dengan bintang babak kualifikasi Indonesia Open Super Series ini: Wartawan (W) : Pada pertandingan barusan Pia kelihatan bermain sambil dibalut cedera Pia Zebadiah (P) : Iya, disini pada paha kanan. Awalnya saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=planetbadminton.wordpress.com&amp;blog=4056315&amp;post=25&amp;subd=planetbadminton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">Seusai pertandingan yang menegangkan menghadapi Hsiao Huan Chen (TPE), Pia Zebadiah didaulat untuk diwawancarai oleh wartawan di ruang konferensi pers. Berikut petikan wawancara dengan bintang babak kualifikasi Indonesia Open Super Series ini:</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">Wartawan (W) : Pada pertandingan barusan Pia  kelihatan bermain sambil dibalut cedera</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">Pia Zebadiah (P) : Iya, disini pada paha kanan. Awalnya saya sempat berpikir tidak perlu main tetapi akhirnya saya coba sekalian mengukur sampai dimana kekuatan saya</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">W : Memang cedera sejak kapan</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">P : Saat Singapore Open minggu lalu saya flu dan sakit pada kaki tangan. Ditambah lagi saat itu ketemu pemain Korea yang bagus dalam menyerang, Ki Moon Hi. Tapi setelah menang, ketemu Wang Cheng. Tentunya saya tidak mau melepaskan pertandingan dengan salah satu pemain favorit saya itu.</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">W : Bagaimana pendapat Pia mengenai lawan  tadi</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">P : Ini pertama kali ketemu dia. Bola-bola dia dan  saya saling menyulitkan sehingga sama-sama terkuras</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">W : Menghadapi Maria besok gimana (hari ini 18  Juni 200 <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif" alt="8)" /> </span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">P : Langsung tanda tangan aja… (Pia bercanda bahwa dia akan mengundurkan diri). Maria pemain bagus dan baru pertama kali bertemu di turnamen resmi. Ah.. cuek aja, gimana besok lihat kondisi.</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">W : Saat lawan Nana (Fransiska Ratnasari) tadi  juga sangat ketat</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">P : Inilah gak enaknya. Saya, Nana dan Aprilia teman dekat dan sering bareng. Tapi Aprillia dikalahkan Nana kemudian Nana kalah dari saya. Saya jadi tidak enak tinggal sendiri dari kita bertiga. Tadi sama Nana kayak partai nenek-nenek karena sama-sama cedera</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">W : Target Pia pada turnamen ini  sebenarnya</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">P : Lolos kualifikasi</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">Seketika Pia balik bertanya kepada  wartawan</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">P : Rambut saya keren gak ? (Pia tampil dengan  Potongan rambut baru ala Xie Xingfang)</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">W : Iya keren</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">P : Tadi ada suporter yang panggil saya Xixingping (mungkin maksud penonton tersebut mirip Xie Xingfang). Dipanggil Xixingping, saya jadi pede dengan rambut saya</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">W : Memang kenapa rambutnya dipotong?</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">P : Saya sudah empat tahun rambut panjang terus. Kayaknya kelihatan terlalu dewasa. Lagian buat apa panjang-panjang gak ada yang belai  (canda Pia)</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">W : Emang mana Mas Tommy? Gak maen bareng Mas  Tommy?</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">P : Wah… untuk yang satu ini No  Comment</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">Selamat ya Pia… Semoga prestasi-mu semakin  meningkat</span></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/planetbadminton.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/planetbadminton.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/planetbadminton.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/planetbadminton.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/planetbadminton.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/planetbadminton.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/planetbadminton.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/planetbadminton.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/planetbadminton.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/planetbadminton.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/planetbadminton.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/planetbadminton.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/planetbadminton.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/planetbadminton.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/planetbadminton.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/planetbadminton.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=planetbadminton.wordpress.com&amp;blog=4056315&amp;post=25&amp;subd=planetbadminton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/07/04/pede-dengan-rambut-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcd551ac8bc50a098bf7ae34d3dca745?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">planetbadminton</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif" medium="image">
			<media:title type="html">8)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kompetisi Bulutangkis Ramai Piala Eropa 2008</title>
		<link>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/06/25/kompetisi-bulutangkis-ramai-piala-eropa-2008/</link>
		<comments>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/06/25/kompetisi-bulutangkis-ramai-piala-eropa-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 04:47:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>planetbadminton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[bulutangkis eropa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://planetbadminton.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Bagaikan menentang arus, bulutangkis Eropa menggelar turnamen Europe Cup bersamaan dengan minggu pertama turnamen sepak bola Eropa yang dikenal dengan nama Euro 2008. Dikatakan menentang arus karena di Indonesia saja yang terkenal sebagai negara bulutangkis tetapi fokus perhatian masyarakat dan media tersedot ke Euro 2008. Apalagi di Eropa yang bulutangkis kurang popular kecuali di beberapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=planetbadminton.wordpress.com&amp;blog=4056315&amp;post=16&amp;subd=planetbadminton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><span style="font-family:Tahoma;">Bagaikan menentang arus, bulutangkis Eropa  menggelar turnamen Europe Cup bersamaan dengan minggu pertama turnamen sepak  bola Eropa yang dikenal dengan nama Euro 2008. Dikatakan menentang arus karena  di Indonesia saja yang terkenal sebagai negara bulutangkis tetapi fokus  perhatian masyarakat dan media tersedot ke Euro 2008. Apalagi di Eropa yang  bulutangkis kurang popular kecuali di beberapa negara saja seperti Denmark dan  Inggris. Membahas keunikan turnamen bulutangkis Europe Cup tidak hanya pada  waktu penyelenggaraan. Pemakaian nama turnamen juga mengundang pertanyaan  tersendiri. Europe Cup yang kalau diterjamahkan secara harfiah adalah Piala  Eropa seakan menggambarkan bahwa turnamen ini dipenuhi oleh bintang-bintang  Eropa. Kenyataannya pemain-pemain kelas atas Eropa lebih memilih menyeberang ke  benua Asia untuk mengikuti Singapore Super Series.</span></div>
<div><span style="font-family:Tahoma;">Turnamen bulutangkis Piala Eropa ini  merupakan pertandingan antar klub Eropa yang diikuti perwakilan dari sembilan  negara yaitu Italia, Finlandia, Turki, Spanyol, Swiss, Portugal, Ceko, Islandia,  Polandia, Ukraina dan Rusia yang diwakili dua klub. Kesepuluh klub dibagi dalam  tiga grup yang kemudian juara dan runner-up maju ke babak perempat final. Dengan  demikian terdapat dua klub yang mendapat bye pada babak 8 besar.  Selanjutnya menggunakan sistem gugur mulai perempat final tersebut sampai dengan  final. Format pertandingan menggunakan format beregu campuran. Tetapi berbeda  dengan Piala Sudirman, karena piala Eropa menyajikan tujuh partai dalam satu  duel. Tunggal putra dan putri masing-masing menampilkan dua partai sedangkan  nomor ganda putra, putri dan campuran hanya satu partai. </span></div>
<div><span style="font-family:Tahoma;">Beberapa klub diperkuat oleh pemain asing.  Pemain asal Indonesia paling banyak yang tampil pada Piala Eropa ini. Klub EGO  Sport Club (Turki) mengontrak tiga pemain Indonesia sekaligus yaitu Rintan  Apriliana, Siti Wachyuni dan Hangky Sienaya. Pemain Indonesia lainnya bermain  untuk klub <span style="font-size:x-small;">CB Soderin Rinconada (ESP) melalui Stenny Kusuma dan  Ruben Gordon Khosadalina. Klub Spanyol ini merupakan klub yang paling banyak  memainkan pemain asing. Selain pemain Indonesia, mereka memiliki Richard Vaughan  (WAL),<span style="font-size:x-small;"> Filipa Lamy (POR) dan </span>Bing Xin Xu (CHN). Pemain China  sendiri masih tampil dengan dua pemain lainnya, Liu Fanhua (CHN) dan <span style="font-size:x-small;"> Wan Dan (CHN) yang memperkuat klub <span style="font-size:x-small;">Prymorye  (RUS).</span></span></span></span></div>
<div><span style="font-family:Tahoma;">Jika membandingkan dengan Asia sebagai  kiblat prestasi bulutangkis dunia, maka Asia tertinggal dalam satu hal. Sampai  saat ini belum ada turnamen resmi antar klub Asia. Padahal prestasi  pemain-pemain klub Asia jauh lebih baik dari pemain yang tampil di Piala Eropa.  Sebagai contoh klub PB Djarum dari Indonesia yang merajai turnamen level  Challanger dan satelitte melalui atlet-atletnya seperti Rendra Wijaya, Fran  Kurniawan, Andre Kurniawan, Yonathan S, Rian Sukmawan, Meliana Jauhari, Shendy  Puspa dan pemain lainnya. Demikian juga dengan negeri Jiran Malaysia dengan  klubnya Nusa Mahsuri yang menaungi pemain selevel M. Hafiz Hashim dan Roslin  Hashim. Pemain-pemain tersebut benar-benar mewakili klub karena tidak masuk  dalam Pelatnas di negaranya. Tentu akan lebih semarak kalau PB. Djarum dan Nusa  Mashuri mempelopori turnamen serupa di benua Asia.</span></div>
<div><span style="font-family:Tahoma;">Piala Eropa sudah memberikan contoh  bagaimana turnamen antar klub bisa diangkat ke arena Internasional. Efektifitas  turnamen serupa ini bagi kemajuan bulutangkis memang masih perlu dikaji lagi.  Namun kejuaraan antar klub seperti ini mungkin saja bisa menjadi cikal bakal  Industri Olahraga Bulutangkis. Seperti halnya cabang sepakbola, transfer pemain  antar klub telah berhasil menjadikan Olahraga sebagai obyek Industri. Hal ini  tentunya berdampak possitif pada kesejahteraan dan penghasilan atlet. Jalan  menuju kesana masih panjang atau mungkin tidak pernah tercapai. Tetapi inisiatif  Eropa menggelar turnamen seperti ini layak diberikan acungan jempol apalagi  ditengah-tengah masyarkat Eropa bahkan dunia sedang tertuju pada Piala Eropa  cabang Sepak Bola<br />
</span></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/planetbadminton.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/planetbadminton.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/planetbadminton.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/planetbadminton.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/planetbadminton.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/planetbadminton.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/planetbadminton.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/planetbadminton.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/planetbadminton.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/planetbadminton.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/planetbadminton.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/planetbadminton.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/planetbadminton.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/planetbadminton.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/planetbadminton.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/planetbadminton.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=planetbadminton.wordpress.com&amp;blog=4056315&amp;post=16&amp;subd=planetbadminton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/06/25/kompetisi-bulutangkis-ramai-piala-eropa-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcd551ac8bc50a098bf7ae34d3dca745?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">planetbadminton</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LEBIH ENAK MENJADI NOMOR SATU DI DJARUM</title>
		<link>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/06/24/lebih-enak-menjadi-no-1-di-djarum/</link>
		<comments>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/06/24/lebih-enak-menjadi-no-1-di-djarum/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 07:34:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>planetbadminton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bintang]]></category>
		<category><![CDATA[LEBIH ENAK MENJADI NO. 1 DI DJARUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://planetbadminton.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Keberhasilan Meliana Jauhari / Shendy Puspa merupakan pencapaian terbaik bagi klub Djarum pada turnamen Indonesia Open Superseries 2008. Meli / Shendy bahkan berhasil membuat kejutan dengan menumbangkan unggulan kedua dari Jepang, Kumiko Ogura / Reiko Shiota 21-19 14-21 21-14 pada babak 16 besar. Pada perempatfinal, Unggulan kedelapan Kim Min Jun / Ha Jung Eun menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=planetbadminton.wordpress.com&amp;blog=4056315&amp;post=3&amp;subd=planetbadminton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;"> Keberhasilan Meliana Jauhari  / Shendy Puspa merupakan pencapaian terbaik bagi klub Djarum pada turnamen  Indonesia Open Superseries 2008. Meli / Shendy bahkan berhasil membuat kejutan  dengan menumbangkan unggulan kedua dari Jepang, Kumiko Ogura / Reiko Shiota  21-19 14-21 21-14 pada babak 16 besar. Pada perempatfinal, Unggulan kedelapan  Kim Min Jun / Ha Jung Eun menjadi korban berikutnya. Pasangan Korea tersebut  takluk dari Meli / Shendy 20-22 15-21. Sayangnya langkah besar pasangan ini  terhenti oleh unggulan ketiga asal Jepang, Miyuki Maeda / Satoko Suetsuna di  Semifinal.</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;"> Prestasi cemerlang Meli /  Shendy ini tidak terlepas dari usaha klub Djarum untuk menyelamatkan potensi  pemain muda yang tersingkir dari Pelatnas. Bersama beberapa pemain lainnya  seperti Andre Kurniawan, Rendra Wijaya, Fran Kurniawan, Yonathan Suryatama dan  Rian Sukmawan dibiayai oleh klub Djarum untuk mengikuti tur internasional. Pada  sebuah wawancara Meli / Shendy berbicara mengenai posisi mereka di klub Djarum.  &#8220;Dari pada di Pelatnas, lebih enak menjadi nomor satu di klub Djarum. Semua  kebutuhan diperhatikan oleh klub&#8221;, Ungkap Meliana. Meli / Shendy sempat ditawari  kembali ke Pelatnas awal tahun ini tetapi atas pertimbangan klub dan pelatih  maka tawaran tersebut belum diterima.</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;"> Sebelumnya Meliana Jauhari  pernah tergabung di Pelatnas yang kemudian terdegredasi pada tahun 2004. Sedikit  berbeda dengan Shendy Puspa yang sempat bolak balik Pelatnas. Awalnya Shendy  terpilih menghuni pelatnas sebagai pemain tunggal putri dan kemudian  mengundurkan diri 2003. Tahun 2005 Shendy kembali bergabung sebagai pemain ganda  sampai tahun 2007. Kesempatan kedua di Pelatnas pun tidak menghasilkan prestasi  yang menggembirakan buat Shendy. Shendy mengatakan &#8220;Kesempatan saya bertanding  sangat kurang saat di Pelatnas&#8221;. Keluar dari Pelatnass, Shendy bergabung dengan  klub Djarum dan berpasangan dengan Meliana Jauhari yang sudah tidak berpasangan  lagi dengan Purwanti. </span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;"> Sejak berpasangan Shendy /  Meliana mulai merebut juara dari  Surabaya Challanger dan Jakarta Open 2007,  mereka merambah gelar Internasional tahun 2008. Tiga gelar juara dalam tour  Eropa 2008 yang mereka direbut adalah juara Polandia terbuka, Spanyol terbuka  dan Touluse Terbuka. Uniknya baik Meliana maupun Shendy sama-sama berprestasi  dinomor ganda campuran. Meliana Jauhari yang berpasangan dengan Rendra  Wijaya mengantongi juara Spanyol Terbuka. Sedangkan Shendy Puspa bersama  pasangannya Fran Kurniawan menyabet juara Finlandia terbuka dan toulouse  terbuka. Bahkan diajang sekelas superseries Indonesia terbuka ini, Shendy / Fran  berhasil melaju kebabak delapan besar sebelum ditaklukkan unggulan kedua Zheng  Bo / Gao Ling.</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;"> Tergabung di klub Djarum  diakui keduanya terdapat kekurangan. Mereka tidak mendapatkan lawan sparring  yang sepadan di klubnya. Diceritakan oleh Shendy, &#8220;Kami harus sparring ke  Pelatnas Cipayung&#8221;. Pelatih kadang-kadang menyiasati dengan melakukan sparring  pemain ganda putra di klub. Menja di nomor satu diklub bukan berarti pasangan  ini lepas dari hukuman. &#8220;Prestasi kurang bagus di Malaysia Superseries Januari  2008 membuat kami di hukum&#8221;. Meliana mengisahkan mereka tidak diperbolehkan  bertanding selama tiga bulan karena capaian di Malaysia tersebut. Selama tiga  bulan Meliana dan Shendy digenjot latihan dibawah pelatih Denny  Kantono.</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;"> Prestasi bagus di Indonesia  terbuka membuat pasangan Meliana / Shendy menjadi lebih percaya diri dalam  mengarungi karir sebagai pemain klub. Apalagi peringkat mereka akan melonjak  naik dari peringkat saat ini di posisi ke-27 dunia. Secara keseluruhan peringkat  mereka berada diposisi keempat dari pasangan ganda putri Indonesia. Bahkan  peringkat mereka lebih tingggi dari beberapa rekannya yang ada di Pelatnas.  Menarik untuk kita tunggu prestasi Meliana Jauhari dan Shendy Puspa  berikutnya.</span></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/planetbadminton.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/planetbadminton.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/planetbadminton.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/planetbadminton.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/planetbadminton.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/planetbadminton.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/planetbadminton.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/planetbadminton.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/planetbadminton.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/planetbadminton.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/planetbadminton.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/planetbadminton.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/planetbadminton.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/planetbadminton.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/planetbadminton.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/planetbadminton.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=planetbadminton.wordpress.com&amp;blog=4056315&amp;post=3&amp;subd=planetbadminton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://planetbadminton.wordpress.com/2008/06/24/lebih-enak-menjadi-no-1-di-djarum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcd551ac8bc50a098bf7ae34d3dca745?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">planetbadminton</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
